DINAS PENDIDIKAN DAYAH ACEH________________________MARI KITA SUKSESKAN PENYELENGGARAAN MUSABAQAH QIRAATIL KUTUB (MQK) TINGKAT PROVINSI ACEH TAHUN 2020

Nova : MQK Akan Jadi Kalender Tetap Pemerintah Aceh

Kategori : Berita Sabtu, 30 November 2019 - Oleh rizafazzil

 

Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh menggelar Acara Pembukaan Musabaqah Qiaatil Kutub (MQK) Ke-I Tahun 2019 di Halaman Depan Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Sabtu (30/11).

Hal ini disampaikan oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah MT, yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Aceh dr Taqwallah M.Kes bahwa kegiatan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ini telah menjadi Kelender tetap Pemerintah Aceh yang menjadi tempat bagi santri untuk beraktualisasi diri dihadapan Publik.

Pemerintah Aceh sangat mengapresiasi penyelenggaraan Musabaqah Qiraatil Kutub ini. Ajang ini dapat memotivasi santri mempelajari, mendalami, dan memahami kitab kuning dengan baik.
Selain itu, mendorong santri untuk memiliki kemauan kuat dalam meningkatkan semangat penguasaan kandungan isi kitab kuning.

Tidak hanya itu, musabaqah ini dapat memotivasi para santri mengembangkan kemampuan yang dimilikinya, sehingga nanti akan muncul prestasi para santri yang mungkin selama ini tidak pernah kita dengar informasinya, tuturnya.

Musabaqah Qiraatil Kutub Tahun 2019 ini juga bertujuan meningkatkan peran dayah sebagai lembaga pendidikan Islam yang mencetak kader ulama untuk menjawab berbagai persoalan ummat dalam bidang agama, tegas Taqwallah.

Selain itu, event islami ini dapat menjadi ajang silaturahmi para santri yang berasal dari seluruh kabupaten/kota. Melalui silaturahmi ini diharapkan akan terjalin semangat persatuan dan kesatuan yang kuat di antara para santri di Aceh, Tutup Sekda.


Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Usamah El-Madny S.Ag MM saat memberikan laporan panitia menyampaikan terimakasih yang tidak bertepi kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan acara MQK ini, mohon maaf bila ada di berbagai lini yang tidak sempurna, ujarnya.

Usamah juga berpesan Kepada seluruh santri Aceh, “adik-adik kami di seluruh Aceh, para pimpinan dayah yang kami muliakan, mari kita kita manfaatkan momentum MQK ini dengan sebaik-baiknya, terutama dalam rangka memberi kabar kepada dunia, bahwa santri (aneuk meudagang) Aceh, ada dan akan ada di negeri ini sepanjang zaman, Santri Aceh bukan hanya berkhidmat kepada Agama, tetapi juga akan berkonstribusi untuk negeri”. “Santri Carong, Insya Allah, Aceh Kong”, tegasnya.

 

*Pengukuhan Dewan Hakim

Sekda Aceh dr Taqwallah yang mewakili Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah juga mengukuhkan Dewan Hakim sebanyak 40 orang yang dikoordinir oleh Tgk H Faisal Ali atau yang akrab disapa Lem Faisal, beliau adalah pimpinan Dayah Mahyal Ulum Al-Aziziyah Aceh.

Sekda Aceh Taqwallah Mengucapkan selamat kepada jajaran Dewan Hakim yang akan dilantik, kami berharap para dewan hakim dapat bekerja sepenuh hati dan sepenuh waktu dengan amanah, penuh integritas, profesional dan bertanggung jawab untuk memberikan penilaian yang memenuhi rasa keadilan kepada seluruh peserta MQK Aceh ke-2 Tahun 2019 ini.

Acara MQK Ke-I Tahun 2019 ini diikuti oleh 460 peserta dari 23 Kabupaten dan Kota Se-Aceh yang akan mengikuti 10 Cabang Perlombaan, Acara ini akan berlangsung dari tanggal 29 November sampai 03 Desember di Asrama Haji Embarkasi Aceh, Kota Banda Aceh.


*Hadiah Umrah Untuk Santri

Dalam rangkaian acara pembukaan MQK Ke-I tadi malam, juga ada pemberian hadiah kepada para santri yang berprestasi dimana apa yang telah mereka lakukan dapat menginspirasi para santri-santri lainnya yang dibalut dalam kegiatan Santri Award.

Santri yang menerima Award malam tadi diantaranya Zulfajri kategori “Santri Yatim Berprestasi”, beliau adalah santri Dayah Al-Madinatuddiniyah Babussalam Putra Blang Blahdeh Kabupaten Bireuen, yang kedua Achmad Jazuli Kategori “Teungku Dayah Penulis Kitab”, beliau adalah santri Dayah MUDI Mesra Samalanga, Kabupaten Bireuen, yang ketiga Maksal Mina Kategori “Aneuk Meudagang Multi Talenta”, beliau adalah santri Dayah MUDI Mesra Samalanga, Kabupaten Bireuen, yang ke empat Muhammad Siddiq Kategori “Santriwan Inspiratif”, beliau santri dayah ULee Titi Kabupaten Aceh Besar dan yang kelima Minatul Maula Kategori “Santriwati Inspiratif”, beliau santri Dayah MUQ Pagar Air Kabupaten Aceh Besar.

Kelima Santri itu merupakan proses seleksi yang ketuai oleh Tu Bulqaini Tanjungan Pimpinan Dayah Markaz Al-Islah Al-Aziziyah Kota Banda Aceh dan Sekretaris Tgk Muhammad Hatta Lc, M.Ed Pimpinan Dayah Madani Kabupaten Aceh Besar.

Kepada semua peraih Santri Award, Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh memberikan Hadiah Umrah untuk mereka yang akan berangkat pada tanggal 12 Desember 2019 ini. Hal ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Aceh kepada para santri yang memiliki talenta dan semoga dengan pemberian hadiah umrah ini dapat menginspirasi para santri lainnya untuk menjadi Multitalenta , ujar Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Usamah El-Madny.[]