DINAS PENDIDIKAN DAYAH ACEH________________________MARI KITA SUKSESKAN PENYELENGGARAAN MUSABAQAH QIRAATIL KUTUB (MQK) TINGKAT PROVINSI ACEH TAHUN 2019

Santri Dayah Diminta Jadi Ikon Generasi Aceh yang Cerdas dan Kuat

Kategori : Berita Minggu, 13 Oktober 2019 - Oleh rizafazzil

 

Seiring dengan perkembangan global yang semakin menantang dan problematik, diyakini masa depan Aceh juga berat dan penuh dinamika. Karena itu, agar masa depan Aceh jadi lebih baik maka kehadiran generasi muda Aceh yang cerdas dan kuat menjadi sebuah keniscayaan.

Penegasan tersebut di atas disampaikan Dr. Dyah Erti Idawati, Ketua Badan Kontak Majlis Taklim ( BKMT) Aceh di hadapan 5000 santri Dayah Daru Munawarah Kuta Krueng, Ulee Glee, Pidie Jaya.

Ketua BKMT Aceh yang juga isteri Plt Gubernur Aceh itu hadir ke Dayah Darul Munawarah Kuta Krueng bersama Kepala Dinas Pendidikan Dayah, Usamah El-Madny, selain untuk bersilaturrahmi dengan Ulama Kharismatik Abu Kuta Krueng dan santri dayah kuta krueng, juga dalam rangka melakukan Sosialisasi Tolak Pornografi dan Tuberkulosis.

Kegiatan ini difasilitasi Dinas Pendidikan Dayah Aceh dan bekerjasama dengan BKMT Aceh, PPTI Aceh, dan PKK Aceh.

Dalam kesempatan bersilaturrahmi dengan santriwan dan santriwati Dayah Kuta Krueng tersebut mengaku sangat yakin bahwa santri Dayah Kuta Krueng ini adalah bagian dari generasi muda Aceh yang cerdas dan kuat dan pada masanya nanti pemimpin dan penentu masa depan Aceh.

" Saya dan kita semua yakin, 10 - 15 tahun ke depan akan memperlihatkan konstribusi positif konstruktif untuk Aceh yang kita cintai ini", tegasnya dalam sambutannya di hadapan civitas akademika Dayah Darul Munawarah.

Dyah Idawati mengaku kunjungannya ke Dayah Kuta Krueng ini adalah langkah pertamanya utk lebih dekat dengan dayah dan santri." Insya Allah ke depan, bersama Kadis Pendidikan Dayah Aceh saya akan bersilaturrahmi sejumlah dayah yang ada di Aceh", tegas Dyah.

Menurut Dyah kegiatan sosialisasi yang dilakukannya itu memang pekerjaan kecil, tapi dia yakin kecil pekerjaannya tapi besar manfaatnya.

Kedua penyakit ini, Pornografi dan TBC, menyrut Dyah sama bahayanya. Akan menghancurkan moralitas, integritas, dan kualitas berpikir sosok yang terpapar.

Karena itu, kata Dyah kedua penyakit ini harus jauh dan dijauhi dari lingkungan dayah.

Dyah menegaskan bahwa semua pihak harus memastikan generasi muda Aceh tidak boleh terpapar oleh kedua penyakit ini. Kita juga harus memastikan, santri yang merupakan bagian dari generasi muda harus jauh dari permasalahan ini.

Dyah juga melanjutkan bahwa Aceh Hebat bisa kita capai dengan generasi muda hebat. Dyah di hadapan santri Dayah Kuta Krueng itu berharap agar para santri menjadi model generasi muda Aceh yang cerdas dan kuat.

"Saya berharap dan meminta agar santri dayah menjadi ikon sekaligus model generasi muda Aceh yang cerdas dan kuat di Aceh", kata Dyah serius penuh harap.

Di hadapan santri dan dewan guru Dayah Darul Munawarah, Dyah mengajak semua pihak di Aceh untuk meyatukan langkah bersama secarabkomprehensif utk antisipasi agar anak-anak kita tidak terpapar pornografi.

Antisipasi TBC

Dalam kesempatan yang sama Dyah juga mengkonfirmasikan bahwa penyakit TBC adalah penyakit yang sangat mudah menular. Baik melalui sentuhan dalam berbagai interaksi maupun melalui udara.

Karena itu, Dyah mengajak semua civitas akademika Dayah Darul Munawarah untuk secara bersama sama mentantisipasi ancaman TBC di dayah ini.

Sebagai langkah awal, sejak pagi sampai siang, Ahad, 13/10, PKK, PPTI dan BKMT Aceh melakukan bakti sosial pemeriksaan paru-paru di lingkungan dayah itu.

Abiya Anwar Kuta Krueng selaku Rais Aam Dayah Kuta Krueng menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Ketua BKMT Aceh yang telah memberikan perhatian spesial kepada Dayah Kuta Krueng. " Terimakasih ibu, kami berharap di masa hadapan akan lebih banyak lagi perhatian ibu untuk dayah kita ini", Kata Abiya dalam sambutannya saat acara.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Usamah El-Madny menjelaskan bahwa kegiatan semacam ini akanbterus digalakkan di masa masa yang akan datang sebagai bagian dari kegiatan ekstra kurikuler santri.[]