DINAS PENDIDIKAN DAYAH ACEH________________________MARI KITA SUKSESKAN PENYELENGGARAAN MUSABAQAH QIRAATIL KUTUB (MQK) TINGKAT PROVINSI ACEH TAHUN 2019

Usamah, Dayah Benteng Terakhir Penjaga Prinsip Ahlul Sunnah Wal Jamaah

Kategori : Berita Rabu, 02 Oktober 2019 - Oleh rizafazzil

 

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Usamah El-Madny menghadiri HAUL ke-8 Abuya Syeikh Adnan Mahmud pada Selasa (01/10) di Komplek Dayah Ashabul Yamin, Kecamatan Bakongan Kabupaten Aceh Selatan.

Mantan Ketua Alumni Dayah Ashabul Yamin yang tergabung dalam IKADAS (Ikatan Keluarga Alumni Dayah Ashabul Yamin) Muhammad Rasyid dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Usamah El-Madny yang telah berhadir di acara HAUL Nek Abu yang ke-8 ini.

Ini adalah bentuk komunikasi dan dukungan antara Pemerintah Aceh dan Kalangan Dayah. Untuk itu, kami berharap ke depan Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh terus memberikan dukungan baik moril maupun materiil, ujarnya.

Dalam kesempatan HAUL Ke-8 ini, juga dilaksanakan musyawarah mufakat dalam memilih Ketua Alumni baru yang diamanahkan kepada Tgk Syafrizal.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Usamah El-Madny dalam sambutannya mengatakan Dinas Pendidikan Dayah Aceh mempunyai tugas melaksanakan tugas umum dan khusus Pemerintah Aceh dan pembangunan bidang pelaksanaan pendidikan Dayah. Dimana salah satu fungsi dari Dinas Pendidikan Dayah Aceh adalah melakukan koordinasi dengan instansi atau lembaga terkait lainnya dibidang pendidikan dayah.

Tugas khusus adalah melakukan Silaturrahmi dengan para Ulama dan Pimpinan Dayah di seluruh Aceh, makanya saya sangat senang ketika mendapat perintah dari Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah untuk dapat berhadir ditengah-tengah para ulama hari ini, ujarnya.

Pada kesempatan itu, Kadis dayah Aceh ikut memotivasi para pimpinan dayah yang berhadir dalam acara HAUL untuk dapat mencontoh dayah Ashabul Yamin dalam hal kebersihan dan kerapian dayah, disamping itu juga para pimpinan dayah terus melakukan terobosan dan inovasi baru untuk perkembangan dan kemajuan dayah, harapnya.

Tapi setiap terobosan yang dilakukan di dayah, tetap tidak meninggalkan tradisi-tradisi dayah yang sudah lazim kita lakukan dalam lingkungan dayah selama ini. Dayah adalah benteng terakhir penjaga prinsip Ahlul Sunnah wal jamaah dan mazhab syafi’i, tutupnya.[]