DINAS PENDIDIKAN DAYAH ACEH

SADAR, Program Bermanfaat Untuk Santri Dayah

Kategori : Berita Selasa, 23 April 2019 - Oleh rizafazzil

 

Dinas Pendidikan Dayah Aceh bekerjasama dengan Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala kembali melaksanakan kegiatan Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) atau Santri Dayah First Aider (SADAR) bagi santri Dayah yang acara nya diadakan di Dayah Nidhamul Fata Banda Aceh pada Selasa (23/04).

Menurut ketua panitia acara Ir Rasmalina MT, pentingnya kegiatan ini adalah sebagai upaya penanganan langsung bagi santri dayah yang mengalami musibah secara tiba-tiba, kepada para santri diberikan pemahaman tentang pentingnya upaya P3K di lingkungan Dayah agar dapat mengetahui kecelakaan apa saja yang boleh dilakukan tindakan P3K.

Acara ini akan diikuti oleh 30 orang Santri Dayah Nidhamul Fata dan 6 orang instruktur dari Fakultas Keperawatan Unsyiah yang dipimpin oleh Ners Noraliyatun Jannah M.Kep.


Pimpinan Dayah Nidhamul Fata Tgk H Zumirta Fastawa dalam sambutannya menyampaikan sangat berterimakasih kepada Dinas Pendidikan Dayah Aceh dan Fakultas Keperawatan Unsyiah atas kegiatan positif ini, kami rasa kegiatan Santri Dayah Firts Aider ini sangat penting adanya di Dayah-dayah yang ada di Aceh.

Sangat membantu jika ada kecelakaan-kecelakan yang memerlukan pertolongan pertama, ujar Pimpinan Dayah yang akrab disapa Tgk Adek.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Usamah El-Madny S.Ag MM saat membuka acara dalam sambutannya mengatakan bahwa pelatihan SADAR (Santri Dayah Firts Aider) ini bertujuan untuk memberikan bimbingan kepada para santri agar dapat mengerti dan memahami bagaimana tindakan awal yang harus dilakukan apabila ada korban kecelakaan di lingkungan dayah. Banda Aceh ini merupakan wilayah yang termasuk dalam cincin api, yang mana bencana bisa terjadi kapan saja, untuk itu sangat penting ketrampilan ini ada pada santri-santri dayah, ujarnya.


Kepala Dinas melanjutkan ada 2 hal yang membuatnya bahagia hari ini, pertama adalah karena melihat Dayah Nidhamul Fata yang bersih dan rapi, ini sesuai dengan harapan Pemerintah Aceh, masalah kesehatan adalah menjadi hal penting yang harus diperhatikan, dengan lingkungan yang bersih pasti menghasilkan kesehatan yang baik, semoga dayah yang bersih dapat menginspirasi dayah-dayah yang lainnya, agar selalu terlihat bersih dan rapi. Dayah bersih itu juga menjadi bukti bahwa pimpinan dayah dapat menginspirasi para santri agar dapat selalu berperilaku menjaga kebersihan dayah.

Yang kedua karena Program SADAR (Santri Dayah Firts Aider) ini ternyata disambut baik oleh para pimpinan Dayah, untuk itu ke depan kita akan buat Program SADAR ini di seluruh dayah di Aceh. Sudah 2 dayah yang kita buat, keduanya menyambut positif kegiatan ini, saya sangat bahagia ketika para pimpinan dayah mengatakan sangat penting kegiatan pertolongan pertama bagi santri yang kecelakaan ini, ujar Usamah tampak bahagia.

Di akhir, Usamah menyampaikan semoga hal yang kita lakukan ini dapat bermanfaat bagi dayah dan bagi santri itu sendiri, ada hal kecil yang kita lakukan dan itu berdampak besar, namun ada juga hal besar yang kita lakukan namun kecil dampak kemanfaatannya terhadap kita, saya yakin bahwa kegiatatan SADAR ini adalah kegiatan kecil tapi manfaatnya sangat besar, tutup Usamah.[]