DINAS PENDIDIKAN DAYAH ACEH

Di HAUL ke-VI Abu Panton, Kadis Dayah, Beliau Meninggalkan Keteladanan

Kategori : Berita Selasa, 26 Februari 2019 - Oleh rizafazzil

 

Hal inilah yang terkesan dari beberapa orang yang pernah dekat dengan Tgk H Ibrahim Bardan (Abu Panton), Abu Panton itu mampu menengahi Konflik dengan baik, pembawaannya tenang, Beliau tidak pernah marah, semua masalah dihadapi dengan senyuman, mungkin hal inilah yang menyebabkan beliau pernah di undang oleh empat Presiden RI diantaranya, Presiden BJ Habibie, Abdurrahman Wahid (Gusdur), Megawati Soekarno Putri, Susilo Bambang Yudhoyono untuk di dengar pendapatnya mengenai Penyelesaian Konflik Aceh.

Abu Panton juga pernah menuangkan pemikirannya tentang konsep penyelesaian konflik dengan menulis buku yang berjudul, “Resolusi Konflik dalam Islam: “Kajian Normatif dan Historis Perspektif Ulama Dayah” yang diterbitkan pada tahun 2008.

Tgk Ibrahim Bardan atau Abu Panton lahir di Matang Jeulikat Aceh Utara pada 08 Juli tahun 1945, Abu Panton merupakan alumni Dayah MUDI Mesra Samalanga yang meudagang pada tahun 1965-1975 dan juga pernah menjadi ketua Alumni Dayah Mudi Mesra Samalanga. Dalam dunia Organisasi beliau merupakan inisiator terbentuknya Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) yang kiprahnya sangat bermanfaat bagi Aceh. Salah satunya yang dirasakan sampai saat ini oleh rakyat Aceh adalah nikmat Perdamaian Aceh, bahwa lahirnya HUDA pada tahun 1999 disebabkan karena konflik berkepanjangan antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dengan Pemerintah Republik Indonesia yang tidak menunjukkan ke arah penyelesaian sehingga ulama harus bersatu untuk ikut terlibat penyelesaian konflik ini dan alhamdulillah pada tahun 2005 kesepakatan Damai GAM-RI itu terwujud di Helsinki.


HUDA adalah inisiator terbentuknya Badan Dayah yang kini sudah menjadi Dinas Pendidikan Dayah Aceh, selain itu HUDA juga merekomendasikan Pemerintah Aceh untuk dapat membangun Dayah diperbatasan Aceh demi penyelamatan Aqidah Umat dari para Misionaris yang menjalankan misi nya di Perbatasan Aceh. HUDA juga membangun kerja sama dengan pemerintah Aceh sebagai mitra kritis untuk mengawal kebijakan dan perencanaan yang dikeluarkan, HUDA banyak memberikan dan mencurahkan pemikiran, saran, pendapat, serta rekomendasi kepada pemerintah Aceh.

Banyak Konsep hasil pemikiran Abu Panton yang dijadikan rujukan dalam proses perdamaian Aceh, diantaranya tentang perdamaian yang menggunakan konsep damai adalah konsep agama. Tak masalah keterlibatan pihak nonmuslim sebagai mediator penyelesaian konflik Aceh karena untuk menegakkan kebenaran dan berperilaku Islam. Mewujudkan perdamaian bagian dari ajaran Islam.



Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Usamah El-Madny disela-sela HAUL Abu Panton yang ke-VI pada hari Senin (25/2) di Kompleks Dayah Malikussaleh Panton Labu, Aceh Utara mengatakan banyak keteladanan yang bisa kita contoh dalam diri Abu Panton, sikap santun dan penuh pesan damai dalam petuah-petuahnya menyejukkan hati kita semua, bicaranya lembut, tenang dan berwibawa, ujar Kadis Dayah.


Selain itu, Kadis Dayah juga menyampaikan bahwa Abu Panton sudah memperlihatkan bahwa Ulama harus terlibat dalam semua sendi kehidupan masyarakat, termasuk juga politik, dalam penyelesaian konflik Aceh Abu berpendapat bahwa jalur politik harus ditempuh dengan mempertimbangkan kearifan lokal di Aceh, tidak mungkin penyelesaian melalui jalur Perang, akan banyak korban yang berjatuhan. Perbedaan penyelesaian konflik Aceh langsung terlihat ketika Ulama terlibat di dalamnya, untuk itu ke depan harus ada santri-santri lulusan Dayah di Aceh yang memiliki kemampuan pengembangan diri seperti kemampuan Abu Panton, harap Usamah.

Semoga saja !!!