DINAS PENDIDIKAN DAYAH ACEH

Pesan Kadis Pendidikan Dayah Aceh Pada Maulid Nabi di Dayah Waled Munir Kiran

Kategori : Berita Kamis, 24 Januari 2019 - Oleh rizafazzil

 

MEUREUDU – Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Usamah El Madny mengunjungi Dayah Babul Ilmi di desa Kiran Dayah, Kecamatan Jangka Buya, Pidie Jaya, Rabu (23/1/2019). Kunjungan kadis yang gemar bersarung ini dalam rangka menghadiri peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di kompleks dayah tersebut.

Usamah tiba sekitar pukul 11.15 WIB dan disambut langsung oleh pimpinan dayah Tgk Muniruddin M. Diah atau akrab disapa Wled Munir Kiran. Selang beberapa menit kemudian, Wakil Bupati Pidie Jaya, Said Mulyadi juga turut hadir. Setiba di lokasi dayah, orang nomor dua di Kabupaten Pidie Jaya itu turut berbaur bersama Usamah beserta rombongannya.

“Peu haba Waled. Luar biasa ka Kabupaten Pidie Jaya nyoe ka meubeudoh. (Apa kabar Waled. Luar biasa Kabupaten Pidie Jaya ini yang kian berbenah),” ujar Usamah El Madny dengan sumringah.

“Alhamdulillah, jroh. Jinoe kana droen di Dinas Pendidikan Dayah Aceh maken bereh lom. Beu kayem-kayem neujak saweu keunoe,” jawab Wakil Bupati Pidie Jaya, Said Mulyadi atau akrab disapa Waled.

Dalam suasana yang penuh akrab ini, keduanya saling berbagi cerita terkait perkembangan dayah-dayah di wilayah otoritas Pidie Jaya. Dalam kesempatan itu, keduanya turut meninjau kondisi bangunan fisik di kompleks dayah milik Waled Munir Kiran.

Usamah menambahkan, peran dan kontribusi dayah terhadap sistem pendidikan dan syiar Islam sangatlah besar. Selain itu, kontribusi dan peran ulama-ulama maupun santri terhadap proses perjuangan kemerdekaan sangatlah besar.

“Bahkan, jauh sebelum lahirnya TNI/POLRI, kirah ulama dan santri-santri dayah dalam menggelorakan semangat jihad fisabilillah melawan penjajah. Begitu juga, sistem pendidikan dayah merupakan sistem pendidikan tertua di nusantara,” ujar Usamah El Madny.