DINAS PENDIDIKAN DAYAH ACEH

“Pemerintah Aceh Bersinergi dengan Alumni Dayah”

Kategori : Berita Minggu, 20 Januari 2019 - Oleh rizafazzil

 

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Usamah El-Madny SAg MM menutup acara Saweu Dayah Akbar IV yang diadakan oleh alumni Dayah Madrasah Ulumul Quran Langsa yang tergabung dalam PB ORALEXISMUQ (Pengurus Besar Organisasi Alumni dan Ex Santri Madrasah Ulumul Quran Langsa) pada hari Minggu (20/1) bertempat di Kompleks Madrasah Ulumul Quran Kota Langsa.

Acara yang bertemakan “Jak Jeut Rata Sagoe, Woe yang Bek Tuwoe” itu berlangsung dari tanggal 17-20 Januari 2019 dengan berbagai macam kegiatan diantaranya Perlombaan antar santri, Donor Darah, sharing and hearing antara santri dan alumni, Penganugrahan PB ORALEXISMUQ dan kegiatan-kegiatan lainya.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Ketua Umum PB ORALEXISMUQ Lukman Hakim S.ST mengatakan bahwa acara ini di ikuti lebih kurang oleh 3000 orang alumni dari 32 angkatan yang pertama lulus pada tahun 1987-2018. Kegiatan ini berangkat dari keinginan para Alumni untuk berkumpul kembali bersama para alumni yang lain serta keinginan alumni untuk sharing bersama terhadap permasalahan yang dialami oleh alumni lainnya.
Selain itu tujuan dari kegiatan ini adalah menggali potensi, memupuk kerjasama dan mempererat persaudaraan.


Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh dalam sambutannya yang mewakili Plt Gubenur Aceh menyampaikan selamat kepada alumni yang tergabung dalam PB ORALEXISMUQ Langsa yang telah sukses membuat rangkaian acara Saweu Dayah Akbar ini, semoga komunitas Alumni MUQ Langsa ini bisa mengokohkan peranannya sebagai wadah alumni bagi figur-figur teladan di tengah masyarakat Aceh.


Pemerintah Aceh sangat bersyukur atas terselenggaranya saweu Dayah Akbar yang ke IV ini, setidaknya ada tiga peran penting yang bisa dilaksanakan bersama, pertama, memperkuat tali silaturrahmi antar alumni, kedua, sebagai sarana beraktualisasi diri, sehingga para alumni MUQ Langsa bisa memberikan kontribusi kolektif termasuk dalam pelaksanaan syariat islam di Aceh, dan yang ketiga, membangun networking, sebagai langkah awal untuk mendapatkan berbagai informasi dan peluang.

Selain itu, Kadis Pendidikan Dayah Aceh Usamah juga mengapresiasi Alumni MUQ Langsa yang ikut berperan aktif dalam proses pembangunan di Aceh sesuai dengan profesi dan bidang keahliannya, ada yang sudah menjadi Pejabat Daerah, Anggota DPR, Dosen, Dokter, Guru, Polisi, TNI, Pengusaha, LSM dan Sebagainya.

Sebagai harapan, Usamah menyampaikan Pemerintah Aceh berkepentingan menjalin kemitraan dengan wadah Alumni MUQ Langsa yang tergabung dalam PB ORALEXISMUQ ini. Kemitraan ini penting untuk mendorong agar pendidikan dayah bisa lebih maju di daerah kita. Terlebih lagi saat ini, Pemerintah Aceh melalui Program Aceh Meadab, berkomitmen untuk mengembalikan Khittah Aceh sebagai Serambi Mekkah melalui implementasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya melalui penguatan pendidikan yang berbasis nilai-nilai moral dalam setiap tingkatan pendidikan. Kami sangat yakin, Alumni MUQ Langsa dapat memberikan kontribusi bagi pencapaian misi tersebut. Sehingga semangat dan komitmen kita untuk memajukan pendidikan dayah di Aceh bisa tercapai dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita masyarakat Aceh, tutup Usamah mengakhiri sambutannya.


Sekilas tentang MUQ Bustanul Ulum Langsa

Madrasah Ulumul Qur’an (MUQ) Yayasan Dayah Bustanul Ulum Langsa adalah pondok pesantren modern yang pertama kali didirikan di Aceh. Pesantren ini didirikan pada tahun 1981 dengan cita-cita untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan sebuah lembaga pendidikan yang konsep pengajarannya memadukan antara kurikulum pendidikan umum dan pendidikan dayah. Dengan sistem pendidikan MUQ diharapkan akan menciptakan alumni yang cerdas secara intelektual dan kaya akan nilai-nilai moral spiritual.


Sejak berdirinya, Madrasah Ulumul Qur’an, Yayasan Dayah Bustanul Ulum Langsa banyak disenangi oleh segenap masyarakat yang berasal dari berbagai kabupaten di Aceh dan berbagai daerah di Indonesia, sehingga menciptakan alumni yang tersebar dari berbagai daerah. Alumni pertama dilahirkan pada tahun 1987, seluruh alumni MUQ relatif memiliki kompetensi yang sangat baik dan mampu berkompetensi dengan alumni lembaga pendidikan lainnya. Hal ini dapat dilihat dengan tersebarnya alumni MUQ di berbagai perguruan tinggi baik didalam maupun di luar negeri seperti Mesir, Malaysia, Sudan, Amerika, Australia, Belanda, Marocco, Turki, Yaman dan Negara lainnya.

Saat ini, Santri dan Santriwati MUQ Bustanul Ulum Langsa berjumlah 1500 orang dengan Jumlah Tenaga Pendidik Lebih Kurang 300 orang.

Sampai tahun 2018, MUQ Langsa sudah melahirkan 32 angkatan Alumni dari tahun 1987-2018 yang kini berkiprah diberbagai sektor dan berkontribusi untuk Pembangunan Aceh.