DINAS PENDIDIKAN DAYAH ACEH

Kadis Pendidikan Dayah Provinsi Aceh Dr Bustami Usman SH., SAP., MSi., Membuka Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Kategori : Berita Sabtu, 24 Februari 2018 - Oleh rizafazzil

 

Kadis Pendidikan Dayah Provinsi Aceh Dr Bustami Usman SH., SAP., MSi., Sabtu Malam 24 Februari 2017 mewakili Gubernur Aceh Capt drh Irwandi Yusuf Membuka Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Pelantikan Pengurus Persatuan Alumni Dayah Terpadu Inshafudin (PERSADI) di Anjong Monmata Banda Aceh.

Gubernur Aceh yang diwakili oleh Bustami Usman dalam Sambutannya terlebih dahulu mengucapkan selamat kepada Pengurus Alumni Dayah Terpadu Inshafudin, yang dikukuhkan pada malam ini. Semoga Komunitas Alumni Dayah Inshafudin ini bisa mengokohkan peranannya sebagai wadah alumni bagi figur-figur teladan di tengah masyarakat Aceh.

Dalam sejarah Islam di Aceh, Dayah memiliki Peranan besar membangun masyarakat yang berbudaya dan berperadaban. Begitu fenomenalnya, sehingga banyak peneliti dunia yang melakukan riset tentang dayah di Aceh. Semua penelitian itu selalu memperkuat fakta, bahwa Dayah merupakan lembaga pendidikan yang sudah menyatu dalam segenap dimensi kehidupan masyarakat Aceh. Pada tataran teritorial, ekspansi dayah bahkan sudah mencapai skala internasional. Meski tetap mempertahankan sistem belajar tradisional, kenyataannya sudah banyak alumni Dayah yang sukses berkiprah dalam berbagai aktivitas masyarakat Aceh.

Dari banyak Dayah yang hadir di Aceh, salah satu yang terkemuka adalah Dayah Terpadu Inshafudin. Dayah ini berdiri sejak tahun 1998 di bawah naungan Yayasan Pembina Inshafudin. Selama hampir 20 tahun berkiprah dalam pendidikan Islam, Dayah Terpadu Inshafudin telah banyak melahirkan alumni yang tersebar hingga ke luar Aceh. Yang kini kiprahnya ada di berbagai Bidang. Karena itu tidak berlebihan kalau saya katakan dayah Inshafudin, merupakan salah satu simbol eksistensi dayah terpadu di Aceh.

Oleh karena itu, Pemerintah Aceh sangat bersyukur atas Hadir nya Wadah Persatuan ini, setidaknya ada tiga peran penting yang bisa dilaksanakan bersama. Pertama, memperkuat tali Silaturrahmi antar alumni. Kedua, sebagai sarana beraktualisasi diri, sehingga para alumni Dayah terpadu Inshafuddin bisa memberi kontribusi Kolektif termasuk dalam pelaksanaan syariat Islam. Dan Ketiga, membangun Networking, sebagai langkah awal untuk mendapatkan berbagai informasi dan peluang.

PERSADI yang di ketuai oleh Rahmat Nazar S.Sos.I ini dilantik oleh Drs Tgk H Abdullah Usman yang juga Pimpinan Dayah Terpadu Inshafuddin Aceh. Dalam kesempatan ini, turut mengundang para Ulama dan Pimpinan Dayah serta Pejabat Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Turut hadir dalam acara tersebut Nasir Djamil Anggota DPR RI, Rafly Kande Anggota DPD RI, Fahkrurrazi H Cut Anggota DPRA.. (Mf)


Sebagai harapan, Gubernur Irwandi dalam hal ini Pemerintah Aceh berkepentingan menjalin kemitraan dengan Wadah PERSADI ini. Kemitraan ini penting untuk mendorong agar pendidikan dayah bisa lebih maju di daerah kita. Terlebih lagi saat ini, Pemerintah Aceh melalui Program Aceh Meuadab, berkomitmen untuk mengembalikan Khittah Aceh sebagai Serambi Mekkah melalui implementasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya melalui penguatan pendidikan yang berbasis nilai-nilai moral dalam setiap tingkatan pendidikan. Kami sangat yakin, alumni Dayah Terpadu Inshafuddin dapat memberikan kontribusi bagi pencapaian visi tersebut. Sehingga semangat dan komitmen kita untuk memajukan pendidikan Dayah di Aceh bisa tercapai dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita Masyarakat Aceh.


Menjawab tingkat keseriusan Pemerintah Aceh terhadap Pentingnya Pendidikan Dayah, sejak tahun 2008 Pemerintah Aceh mendirikan Badan Khusus menangani Dayah yang kini sudah menjadi Dinas Pendidikan Dayah. Dengan adanya lembaga ini kita harapkan perkembangan Dayah Meningkat ke arah yang lebih baik dan Eksistensi Dayah tidak lekang ditelan zaman. (MF)