DINAS PENDIDIKAN DAYAH ACEH

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Bekali Santri Dayah Ilmu Kewirausahaan

Kategori : Berita Selasa, 21 November 2017 - Oleh bppd

Banda Aceh – Menjadi santri di dayah atau pondok pesantren saat ini bukan semata – mata belajar mengenai agama, tetapi ada juga ilmu lain yang juga penting untuk dipelajari. Salah satunya kewirausahaan.

Hal inilah yang mendorong Dinas Pendidikan Dayah Aceh mengadakan “Pelatihan Pemberdayaan Santri Bidang Kewirausahaan” bagi santri-santri dayah/pondok pasantren.

Pelatihan ini di buka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Dr Bustami Usman, Senin (20/11/2017) di Grand Aceh Hotel, Banda Aceh, malam.

Ketua panitia pelatihan, Sahlan M Dian dalam laporannya mengatakan, acara itu diikuti oleh empat puluh orang perwakilan santri dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Aceh dan akan berlangsung selama lima hari, mulai Senin 20-24 November 2017.

Kepala Dinas Pendidikan Dayah dalam sambutannya mengatakan, pelatihan ini merupakan salah satu program dan Kegiatan penting pada Dinas Pendidikan Dayah Aceh dalam rangka pembinaan dan peningkatan mutu pendidikan santri yang sedang mendalami ilmu pengetahuan pada dayah atau pondok pesantren yang ada di Provinsi Aceh.

“Pelatihan kewirausahaan ini akan memberi banyak manfaat bagi santri dan juga dayah,”katanya.

Menurutnya, program yang dilakukan ini adalah upaya pemerintah Aceh dalam hal ini Dinas Pendidikan Dayah dalam menyahuti perkembangan wirausaha dan bisnis dengan menyesuaikan kemajuan teknologi dan hasil penelitian baru yang bisa diterapkan sebagai ekstra kurikuler di lembaga pendidikan Dayah.

Bustami berharap, bagi santri-santri yang sedang dalam mengikuti pendidikan di dayah, pembekalan ilmu pengetahuan wirausaha seperti ini sangat perlu sebagai persiapan ketika selesainya pendidikan di dayah, serta ketika menjadi bagian dari masyarakat untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Menurutnya, program prioritas pembangunan Aceh dan isu strategis pembangunan Aceh kedepan diantaranya peningkatan kualitas pendidikan, penurunan angka kemiskinan dan pengangguran serta kelanjutan perdamaian Aceh.

“Pemerintah Aceh juga sangat serius memikirkan kemajuan bidang keagamaan dan keistimewaan Aceh yang selama ini terus menjadi perhatian terutama dalam membina dayah dan santrinya,” katanya.[TA]

 

Sumber : AcehTrend