DINAS PENDIDIKAN DAYAH ACEH

Kiprah dan Kontribusi Badan Pembinaan Pendidikan Dayah Aceh

Kategori : Berita Senin, 24 Oktober 2016 - Oleh Abdul Hadi

Dayah merupakan lembaga pendidikan yang sudah sangat lama memberikan konstribusinya dalam pembangunan Aceh dari masa ke masa. Pemerintah Aceh pada Tahun 2007 membentuk sebuah wadah yang mampu mempertahankan dan mngembangkan dunia pendidikan Islam yaitu melalui Qanun nomor 5 tahun 2007 dengan nama Lembaga Badan Pembinaan Pendidikan Dayah Aceh (BPPD) dengan Kepala Badan Pertama Bapak Dr. H. Bustami Usman, SH.,SAP., M.Si.

Oleh Badan Pembinaan Pendidikan Dayah Aceh, telah melakukan verifikasi dan berbagai program strategis guna meningkatkan kualitas pendidikan Dayah di masyarakat. Pada tahun 2014 terdata sebanyak 471 Unit dayah di seluruh Aceh, baik kategori salafi dan Modern, yang terpilah dalam jenis tie A, B dan C, dengan jumlah santriwan/santriwati yang mondok di dayah tersebut mencapai 91.407 jiwa. Dan ini belum termasuk Balai pengajian atau dayah non type yang jumlahnya hampir mencapai 500 Balai Pengajian.

“Banyak perubahan yang terjadi setelah banyaknya program yang dilakukan oleh BPPD ini, dan salah satunya kita lihat pola kepemimpinan di dayah sudah sedikit berobah, yang dulunya hanya bergantung pada salah satu figur dan sosok tertentu, kita mencoba benah sistim manajemen kepemimpinan maupun manajemen pendidikan dayah dimaksud”, ungkap Bapak Bustami Usman.

Program dan Kegiatan BPPD Aceh dilakukan sesuai dengan besaran dana yang diperuntukkan pada lembaga ini, yang dimanfaatkan pada program-program strategis. Pada tahun 2008 BPPD Aceh mendapat anggaran sebesar 178 M, tahun 2009 sebesar 223 M, Tahun 2010 sebesar 107 M, tahun 2011 sebesar 98 M, tahun 2012 sebesar 136 M, tahun 2014 sebesar 230 M, tahun 2015 sebesar 376 M dan tahun 2016 sebesar 230 M.

Bapak Bustami Usman mengungkapkan bahwa Program Peningkatan kualitas dan Pengembangan Dayah merupakan program andalan yang menjadi icon dari BPPD Aceh. Program ini fokus pada : Penyediaan Jasa Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Dayah, Pembinaan dan Peningkatan mutu Dayah yang bertaraf Internasional yang ditunjang dengan peningkatan dan pengembagan Sarana dan Prasarana Dayah Bertaraf Internasional.

Dengan demikian lanjut beliau dengan adanya peran BPPD dan juga Lembaga Dayah yang bermutu, diharapkan Dayah punya andil untuk dapat melahirkan sosok ulama yang intelektual dan turut serta berperan aktif dalam menggali, mengembangkan serta menyebarluaskan ilmu pengetahuan agama Islam dalam masyarakat luas, sesuai dengan visi BPPD Aceh yaitu “terwujudnya dayah sebagai lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi muda berkualitas dan islami”.(AH).